Kembali ke Sertifikasi GMP, HACCP & ISO 22000 Pangan
HALAL & PANGAN

Sertifikasi HACCP

Implementasi sistem HACCP dan sertifikasi melalui lembaga sertifikasi terakreditasi.

Tentang Sertifikasi HACCP

HACCP mengidentifikasi 7 prinsip pengendalian: hazard analysis, CCP, critical limits, monitoring, corrective action, verification, dan record-keeping.

Proses Pengurusan

Ringkasan tahapan pengerjaan layanan ini.

1
Hazard analysis seluruh proses
Tahap 1 dari 5.
2
Identifikasi Critical Control Points
Tahap 2 dari 5.
3
Penyusunan HACCP Plan
Tahap 3 dari 5.
4
Implementasi & monitoring
Tahap 4 dari 5.
5
Audit sertifikasi
Tahap 5 dari 5.

Persyaratan & Dokumen

  • CPPOB sudah terimplementasi
  • Diagram alir proses produksi
  • Tim HACCP yang terlatih

Persyaratan detail akan dibahas saat konsultasi awal bersama tim kami.

Pertanyaan Umum

Jawaban cepat untuk pertanyaan yang paling sering muncul.

Apa perbedaan CPPOB, HACCP, dan ISO 22000?
CPPOB adalah persyaratan dasar wajib BPOM. HACCP fokus pada identifikasi dan pengendalian titik kritis keamanan pangan. ISO 22000 adalah sistem manajemen keamanan pangan terintegrasi yang mencakup keduanya.
Apakah CPPOB wajib untuk semua industri pangan?
Ya, untuk industri yang memproduksi pangan olahan dengan izin edar BPOM (MD/ML), sertifikat CPPOB diperlukan sebagai prasyarat.
Berapa lama implementasi HACCP?
Tergantung kompleksitas produk dan kondisi awal fasilitas. Umumnya 3-6 bulan untuk implementasi penuh dan 1-2 bulan untuk audit sertifikasi.
Apakah sertifikat HACCP berlaku internasional?
Sertifikat HACCP yang dikeluarkan lembaga terakreditasi internasional (IAF MLA) diakui di banyak negara dan menjadi syarat ekspor pangan ke berbagai pasar.
Apa hubungan HACCP dengan sertifikasi halal?
Keduanya saling melengkapi. Sertifikasi halal fokus pada kehalalan bahan dan proses, sedangkan HACCP fokus pada keamanan pangan. Banyak perusahaan menerapkan keduanya.

Siap Mulai Prosesnya?

Konsultasi awal gratis untuk menentukan langkah dan dokumen yang paling tepat.