Kembali ke Jasa Pengurusan AMDAL — Tenaga Ahli Bersertifikat, Standar Teknis Terjamin
LINGKUNGAN

AMDAL untuk Infrastruktur & Properti

Jasa penyusunan AMDAL untuk proyek infrastruktur: jalan tol, pelabuhan, bandara, dan pengembangan properti.

Tentang AMDAL untuk Infrastruktur & Properti

Proyek infrastruktur berskala besar seperti jalan tol, jembatan, pelabuhan, bandara, bendungan, kawasan perumahan/komersial, dan pusat perbelanjaan wajib memiliki AMDAL. Kajian mencakup dampak pembangunan terhadap lalu lintas, drainase, ruang terbuka hijau, resapan air, kebisingan, kualitas udara, serta dampak sosial berupa relokasi dan perubahan mata pencaharian. Kami berpengalaman menangani AMDAL proyek infrastruktur dengan skala mulai dari ratusan hingga ribuan hektar.

Proses Pengurusan

Ringkasan tahapan pengerjaan layanan ini.

1
Penapisan tipe kegiatan
Tahap 1 dari 6.
2
Studi baseline lingkungan & sosial
Tahap 2 dari 6.
3
Analisis dampak lalu lintas & drainase
Tahap 3 dari 6.
4
Prakiraan dampak konstruksi & operasi
Tahap 4 dari 6.
5
Rencana pengelolaan lingkungan
Tahap 5 dari 6.
6
Penilaian & persetujuan
Tahap 6 dari 6.

Persyaratan & Dokumen

  • Studi kelayakan proyek (FS)
  • Site plan & masterplan
  • Data lalu lintas & drainase
  • Izin lokasi/penetapan lokasi

Persyaratan detail akan dibahas saat konsultasi awal bersama tim kami.

Pertanyaan Umum

Jawaban cepat untuk pertanyaan yang paling sering muncul.

Berapa biaya jasa pengurusan AMDAL?
Biaya AMDAL bervariasi tergantung skala kegiatan, lokasi, dan kompleksitas dampak. Kisaran umum mulai dari Rp 150 juta hingga Rp 1 miliar+. Untuk estimasi tepat, hubungi kami untuk konsultasi gratis.
Berapa lama proses penyusunan AMDAL?
Proses lengkap AMDAL (dari KA-ANDAL hingga persetujuan lingkungan) umumnya 6-12 bulan. Faktor utama: kompleksitas dampak, kecepatan proses penilaian komisi, dan partisipasi masyarakat.
Apa perbedaan AMDAL dan UKL-UPL?
AMDAL wajib untuk kegiatan berdampak besar & penting (industri besar, pertambangan, infrastruktur). UKL-UPL untuk kegiatan berdampak tidak signifikan (usaha menengah). AMDAL lebih kompleks, melibatkan komisi penilai dan pelibatan masyarakat.
Siapa yang berwenang menyusun AMDAL?
AMDAL harus disusun oleh tim penyusun yang memiliki sertifikat kompetensi AMDAL (KTPA). Bizmark.ID memiliki tim bersertifikat dengan keahlian multidisiplin: fisika-kimia, biologi, sosial-ekonomi, kesehatan masyarakat, dan K3.
Apa risiko jika tidak memiliki AMDAL?
Tanpa AMDAL, perusahaan tidak dapat memperoleh persetujuan lingkungan yang merupakan syarat perizinan berusaha. Sanksi meliputi penghentian kegiatan, denda administratif, pencabutan izin, hingga pidana sesuai UU PPLH.
Apakah AMDAL bisa ditolak?
Ya, AMDAL bisa ditolak jika dokumen tidak memenuhi standar teknis, dampak dinilai tidak dapat dikelola, atau terdapat penolakan kuat dari masyarakat. Inilah pentingnya menggunakan jasa profesional berpengalaman.
Apa metodologi analisis yang digunakan Bizmark dalam penyusunan AMDAL?
Bizmark menggunakan metodologi analisis terstandar meliputi: survei baseline multi-parameter (fisik-kimia, biologi, sosial-ekonomi), pemodelan dispersi (udara/air), analisis overlay GIS, matriks Leopold untuk identifikasi dampak, metode Battelle untuk evaluasi dampak, serta analisis risiko kesehatan lingkungan (ARKL). Setiap metodologi disesuaikan dengan karakteristik proyek dan persyaratan Komisi Penilai AMDAL.
Apa kualifikasi tim penyusun AMDAL di Bizmark?
Tim penyusun Bizmark terdiri dari tenaga ahli bersertifikat KTPA (Kompetensi Tenaga Penyusun AMDAL) dengan latar belakang S1-S2 di bidang lingkungan, biologi, kimia, teknik sipil, dan kesehatan masyarakat. Ketua tim memiliki pengalaman 10+ tahun menangani 50+ proyek AMDAL di sektor manufaktur, pertambangan, infrastruktur, dan energi.

Siap Mulai Prosesnya?

Konsultasi awal gratis untuk menentukan langkah dan dokumen yang paling tepat.