Audit Geospasial Instan • Bebas Error Upload

Validator & Auto-Fixer File SHP OSS-RBA Online

Periksa berkas paket Shapefile (.zip) Anda sebelum diunggah ke sistem perizinan berusaha. Deteksi otomatis penyebab kegagalan upload: berkas hilang, proyeksi bukan WGS84, atau poligon berpotongan.

Memeriksa header biner, DBF & topologi...

Hasil Pemeriksaan 5 Komponen Standar OSS-RBA:
1. File Geometri Poligon (.shp):
2. File Indeks Spasial (.shx):
3. Tabel Database Atribut (.dbf):
4. Sistem Koordinat Proyeksi (.prj):
Proyeksi Terdeteksi:
Daftar Error Yang Harus Diperbaiki:
Peringatan / Saran Optimalisasi:

5 Penyebab Utama Upload File SHP Gagal di Portal OSS

Pelajari regulasi teknis di balik penolakan sistem spasial BKPM dan ATR/BPN.

1. File .prj Hilang atau Menggunakan Proyeksi UTM

Portal OSS mewajibkan sistem koordinat Geografis WGS 1984 (EPSG:4326). Jika berkas diekspor dalam UTM zone tanpa file .prj, server OSS tidak dapat menentukan letak absolut bidang tanah Anda di peta nasional.

2. Nama Field Kolom DBF Melebihi 10 Karakter

Format tabel biner dBase IV membatasi panjang nama header kolom maksimal 10 huruf. Jika Anda membuat kolom seperti KETERANGAN_LOKASI, software GIS akan memotongnya dan menyebabkan parser OSS error.

3. Poligon Saling Bersilangan (Self-Intersection)

Batas bidang tanah tidak boleh membentuk angka 8 atau bersilangan sendiri (bow-tie geometry). Sistem GIS OSS akan menolak topologi ini dengan pesan "Invalid Geometry".

4. Struktur Folder Bersarang di Dalam ZIP

Keempat file (.shp, .shx, .dbf, .prj) harus berada langsung di tingkat root (akar) file ZIP, bukan di dalam sub-folder. Parser OSS tidak mengekstrak folder bertingkat.