Dalam upaya meningkatkan kemudahan berusaha di Indonesia, pemerintah telah meluncurkan sistem Online Single Submission berbasis Risiko (OSS RBA) sebagai evolusi dari sistem OSS sebelumnya. Perubahan signifikan ini membawa dampak besar bagi pelaku usaha dalam mengurus Perizinan.
Apa itu OSS RBA?
OSS RBA atau Online Single Submission Risk Based Approach adalah sistem perizinan terintegrasi yang menggunakan pendekatan berbasis risiko dalam menentukan jenis perizinan yang dibutuhkan oleh suatu usaha. Sistem ini merupakan implementasi dari UU Cipta Kerja dan PP No. 5 Tahun 2021.
Berbeda dengan sistem sebelumnya, OSS RBA mengklasifikasikan kegiatan usaha berdasarkan tingkat risiko:
- Risiko Rendah: Cukup NIB sebagai legalitas
- Risiko Menengah Rendah: NIB dan Sertifikat Standar (Pernyataan)
- Risiko Menengah Tinggi: NIB dan Sertifikat Standar (Verifikasi)
- Risiko Tinggi: NIB dan Izin
Perubahan Utama dalam OSS RBA
1. Pendekatan Berbasis Risiko
Sistem baru ini menilai risiko usaha berdasarkan aspek kesehatan, keselamatan, lingkungan, dan sumber daya. Tingkat risiko akan menentukan jenis perizinan yang diperlukan, berbeda dengan sistem lama yang menggunakan pendekatan one-size-fits-all.
2. Simplifikasi Prosedur
Untuk usaha berisiko rendah, pelaku usaha hanya perlu mendapatkan NIB tanpa persyaratan tambahan. Ini merupakan penyederhanaan signifikan dibanding sistem sebelumnya yang memerlukan berbagai izin terpisah.
3. Integrasi Data yang Lebih Baik
OSS RBA terintegrasi dengan berbagai kementerian dan lembaga, memungkinkan verifikasi data real-time dan mengurangi duplikasi dokumen. Sistem ini juga terhubung dengan sistem SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik).
Dampak bagi Pelaku Usaha
Keuntungan
- Proses perizinan lebih cepat untuk usaha berisiko rendah
- Kepastian persyaratan berdasarkan tingkat risiko
- Pengurangan biaya kepatuhan
- Transparansi proses yang lebih baik
Tantangan
- Adaptasi terhadap sistem baru
- Penyesuaian dokumen sesuai klasifikasi risiko
- Pemahaman Regulasi baru terkait OSS RBA
Langkah Persiapan Menghadapi OSS RBA
- Identifikasi tingkat risiko usaha melalui KBLI
- Siapkan dokumen sesuai klasifikasi risiko
- Pelajari persyaratan teknis berdasarkan bidang usaha
- Pastikan kesiapan infrastruktur IT
- Update data perusahaan sesuai ketentuan terbaru
Tips Mengoptimalkan Penggunaan OSS RBA
Untuk memastikan kelancaran proses perizinan dalam sistem baru:
- Lengkapi semua dokumen prasyarat sebelum memulai pendaftaran
- Pastikan akurasi data yang diinput ke sistem
- Monitor status pengajuan secara berkala
- Siapkan dokumen pendukung dalam format digital
- Pahami batas waktu dan tenggat yang berlaku
Kesimpulan
OSS RBA membawa perubahan fundamental dalam sistem perizinan usaha di Indonesia. Meski ada tantangan adaptasi di awal, sistem ini menjanjikan proses perizinan yang lebih efisien dan sesuai dengan tingkat risiko usaha. Pelaku usaha perlu memahami klasifikasi risiko usahanya dan mempersiapkan dokumen yang sesuai untuk memaksimalkan manfaat dari sistem baru ini.
Butuh panduan lebih lanjut tentang OSS RBA? Tim konsultan kami siap membantu Anda memahami dan memenuhi persyaratan perizinan sesuai dengan klasifikasi risiko usaha Anda.